Pemangsa Arwah di Zaman Es

 

Oleh Genta Maulana Mansyur (Angkatan 6 SMART EI)

Judul buku: Ghost Hunter (Chronicle of Ancient Darkness #6). Penulis: Michelle Paver. Penerjemah: Mario Nugraha. Penerbit Matahati, 2011, tebal 350 halaman.

Kisah penutup dari seri Chronicles of Ancient Darkness di mana Torak sebagai aktor utama harus menghadapi Eostra, satu-satunya Pemangsa Arwah yang tersisa dan terkenal di antara semua Pemangsa Arwah. Ditambah lagi, keberadaan batu baiduri api di cengkeramannya membuat ia menjadi tak terkalahkan.

Hanya satu hal lagi yang Pemangsa Arwah itu butuhkan untuk meguasai dunia: keahlian klanaroh yang dimiliki Toraj! Ia mengirim mimpi-mimpi buruj dan teror berupa ngengat dan burung hantu rajawali jahat sebagai cara agar Torak berpisah dari teman dan kerabatnya.

Bukannya takut akan segenap teror tersebut, Torak malah merasa tertantang untuk mendatangi sang Pemangsa Arwah dengan alasan takdirnya ada pada pertemuan mereka. Apakah ia akan mati? Atau ia akan tetap hidup dengan mengalahkan sang Pemangsa Arwah.

Tentu saja Renn merasa bahwa perasaan Torak merupakan hasil dari tipu daya dan pengaruh buruk Eostra. Namun tetap, Torak telah terpengaruh begitu dalam sehingga ia nekat meninggalkan Renn, bahkan saudara sekawannya Serigala untuk menemui Eostra di pegunungan Para Arwah.

Tibalah Eostra merasa harus menyingkurkan oengganggu rencananya dengan menambah intensitas teror dan kecaman. Renn berpisah dengan Torak sampai ia bertemu dengan Kelam sang bocah gunung penolong Renn untuk menyelamatkan Torak sampai akhirnya mereka bisa memenagkan pertarungan.

Seperti judulnya, sebagai penutup, buku ini tidak bisa dijadikan main course karena dinilai kurang memuaskan pembaca yang menunggu-nunggu klimaks sensasional Paver. Bagian klimaksnya yang sedikit membuatnya tidak bisa disejajarkan sebagai santapan pengisi kapar klimakas pembaca buku lainnya di seri ini. Namun bila Anda memang bersikukuh ingin mengetahui akhir dari perjalanan Torak dalam membunuh para pengasa Arwah, buku ini bisa dibaca sebagai pengisi waktu luang. Akan sangat rugi apabila kita menyisakan waktu khusus untuk menyantapnya. Ini hanya dessert, santapan penutup sekelas snack.

Advertisements